NEWS UPDATE :  

Berita

VAKSINASI PELAJAR DI SMAMGA

Sesuai dengan surat edaran dari Kemendikbud terkait dengan rencana pelaksanaan pembelajaran tatap muka yang akan diterapkan di beberapa sekolah di Surabaya, maka pada hari ini Kamis, 2 September 2021, UPTD. Puskesmas Jagir mengadakan vaksinasi khusus pelajar yang ada dilingkungan Kecamatan Wonokromo. Pada kegiatan SMA Muhammadiyah 3 Surabaya dipercaya menjadi tempat vaksinasi dari beberapa sekolah yang ada di Surabaya. Di antaranya, SMK TUNAS WIJAYA, SMA KARTIKA IV-3, SMA BINA TARUNA, SMA HANG TUAH 4, SMK WIJAYA, SMK PARUHITA, SMF SEKESAL dan MA T-TAUHID.

Pelaksanaan vaksinasi dilaksanakan mulai pukul 08.00 – 12.00 WIB dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Setelah siswa sampai di lokasi, para siswa secara bergantian mengambil nomor urut dan mengisi formulir di ruangan yang telah di sediakan. Setelah itu, diarahkan masuk ke ruangan administrasi untuk melakukan pengecekan data dan dilanjutkan skrining untuk memastikan siswa tersebut untuk mengetahui layak tidaknya mengikuti vaksin. Setelah diketahui hasil skrining, barulah dilakukan proses vaksin terhadap siswa. Setelah melakukan vaksin, siswa dipersilakan untuk masuk ke ruang tunggu selama 30 menit untuk mengetahui reaksi dari vaksin tersebut  sembari menunggu sertifikat vaksin.

 Program vaksinasi untuk siswa penting dilakukan untuk membentuk kekebalan tubuh. Vaksin merupakan zat yang sengaja dibuat untuk merangsang pembentukan daya tahan tubuh dari serangan virus Covid-19. Adapun vaksin yang diberikan pada kegiatan vaksinasi siswa tersebut adalah vaksin jenis CoronaVac.

Menurut Ibu Erlina Wulandari, S.Pd. selaku kepala SMA Muhammadiyah 3 Surabaya, “dengan melakukan vaksin, selain menjadi syarat utama untuk pelaksanaan pembelajaran tatap muka, diharapkan khususnya bagi guru dan siswa bisa lebih peduli terhadap Kesehatan dan kondisi tubuh mereka terlebih pada pembelajaran di era pandemi seperti ini, sehingga proses belajar bisa berjalan dengan baik ”

            Sesuai dengan himbaun Wali Kota Surabaya, untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 pada saat kegiatan pembelajaran tatap muka, maka para guru dan siswa khususnya kota Surabaya wajib untuk melakukan vaksin. Dengan begitu, pelaksanaan kegiatan pembelajaran tatap muka bisa berjalan dengan lancar dan maksimal dengan tetap mematuhi protokol kesehtan. (elf)