NEWS UPDATE :  

Berita

Senam Kemerdekaan

Pagi ini ( 18/08/2020 ) guru/karyawan SMA Muhammadiyah 3 Surabaya merayakan kemerdekaan dengan melakukan senam Bersama. Sekitar jam tujuh pagi semua guru/karyawan memasuki lapangan tengah komplek sekolah. Tanpa dikomando 50 an peserta membentuk barisan menyamping kanan - kiri menghadap ke barat. Peserta putri berbaris di sebelah kanan lapangan sedangkan yg putra disebelah kirinya. Dengan mengenakan kaos warna dongker berlengan garis merah menambah keserasian. Hanya beberapa guru baru menyesuaikan dengan warna senada karena belum mendapat seragam kaosnya.


Setelah sekian lama semenjak pandemi tak pernah diadakan lagi senam bersama, padahal dulu setiap sabtu pagi selalu ada olahraga. Pagi ini untuk pertama kalinya guru/karyawan berkumpul kembali berjemur dihangatnya mentari pagi, bergerak mengeluarkan keringat untuk meningkatkan imunitas. Semangat tergambar jelas diwajah mereka. Senyum mengembang diantara kedua bibirnya, sesekali terdengar tawa lepas bahagia. Apalagi mbak Ida sang instruktur sangat interaktif dengan peserta. Sesekali berkeliling membetulkan gerakan satu orang ke orang lainnya. Senyumnya yang khas menambah ayu parasnya. Meski usianya sudah menginjak 40 an tapi Ia masih sangat aktif dan terlihat awet muda. Bisa jadi karena ia selalu giat berolah raga.


Dengan menggerakan badan saat senam akan membantu melemaskan otot – otot yang kaku. Apalagi selama pembelajaran daring guru kurang gerak, hanya duduk di depan laptop/PC untuk mengajar. Sibuk memencet tombol gawai pula. Mereka tak lagi keliling kelas menyapa setiap siswa atau naik turun tangga.Seusai senam dilanjut sarapan pagi. Sangat terasa kebersamaannya, sejenak melepas lelah setelah setiap hari bergelut dengan tugas di dunia Maya.


Belum puas dengan Olahraga senam saja sementara semangat masih membara, spontanitas bapak-bapak mencari bola dan memainkannya di lapangan. Seruuu….seakan tak ada capeknya. Meski sebentar, semoga olahraga ini akan menyehatkan, menguatkan daya tahan tubuh kita sehingga dapat menangkal Corona.
Pandemi segera berakhir, jayalah negeriku, jayalah Indonesiaku. (iin)