Ubah Urine Gel Diapers Jadi Media Tanam

Fitri Utami tampak sibuk menjelaskan temuannya tentang Purin Gapers Medan. Itu adalah pupuk urine gel diapers yang diolah, lantas dijadikan media tanam.

Kepada para pengunjung Widya Wahana Pendidikan, Fitri menerangkan cara pembuatan Purin Gapers Medan. Mula-mula, Fitri memasukkan urine gel diapers ke dalam pot.

Selanjutnya, dia mencampurkan sekam dan tanah. ’’Setelah diaduk rata, campuran gel diapers, sekam, dan tanah langsung bisa dimanfaatkan sebagai media tanam,’’ jelasnya.

Fitri merupakan siswa SMA Muhammadiyah 3 Surabaya. Kamis kemarin smamga turut berpartisipasi dalam event Widya Wahana Pendidikan  yang dihelat di Balai Pemuda.

Di stan SMA Muhammadiyah 3, ada dua karya siswa yang dipamerkan. Selain Purin Gapers Medan, mereka memamerkan sistem peringatan dini bencana tanah longsor melalui gateway short message service (SMS).

Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya Ikhsan menyatakan, event Widya Wahana Pendidikan tahun ini diikuti 107 peserta. Mulai SD, SMP, hingga SMA.

’’Sekolah negeri maupun swasta juga ikut berpartisipasi dalam event itu,’’ katanya. Jumlah peserta tahun ini menurun jika dibandingkan dengan tahun lalu.

Sebelumnya, Widya Wahana Pendidikan diikuti 126 peserta. ’’Jumlah stan dan peserta menyesuaikan lokasi pameran,’’ ujarnya.

Sebelum karya dipamerkan dalam event Widya Wahana Pendidikan, ungkap Ikhsan, dispendik melakukan seleksi. Hanya sekolah yang memiliki karya dan prestasi yang dapat mengikuti event tersebut.

’’Kalau sekolah nggak punya karya, nggak punya prestasi, apanya yang mau dipamerkan,’’ imbuhnya.

Ikhsan mengungkapkan, tujuan event Widya Wahana Pendidikan adalah menjadi wahana hiburan siswa setelah ujian nasional dan ujian sekolah.

Selain itu, tambah dia, event bertema Menjadi Tuan dan Nyonya di Rumah Sendiri Melalui Peningkatan Daya Saing dan Daya Sanding Siswa Surabaya itu dijadikan momen untuk memamerkan karya sekolah sebelum penerimaan peserta didik baru (PPDB).

’’Sekolah berlomba-lomba menjaring siswa baru dengan menampilkan karya yang dimiliki,’’ ujarnya. Dia juga berharap Widya Wahana Pendidikan dapat memotivasi sekolah-sekolah untuk berkreasi.

Baik siswa maupun guru harus memiliki prestasi. Event Widya Wahana Pendidikan  bakal berlangsung selama tiga hari.

Acara yang dibuka kemarin itu berlangsung sukses. Ikhsan menyebutkan, pada event tahun lalu, ada sekitar 300 ribu pengunjung.